Teknik foto light-painting (melukis dengan cahaya)

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (1 vote cast)

Teknik light-painting atau melukis dengan cahaya sekarang lagi sangat nge-trend! Kenapa tidak, teknik ini sebenarnya sangat gampang untuk dipraktekkan, dan hasilnya pun akan membuat orang awam terkagum-kagum. Contoh dari painting with light adalah sebagai berikut:

painting with light atau melukis dengan cahaya

Keren kan? Kebetulan contoh berikut ini saya ambil dari hasil foto prewedding yang saya jepret beberapa waktu lalu. Foto ini diambil di tepi pantai yang sangat populer untuk pemotretan prewedding, dan selalu hasilnya gitu2 aja. Dengan bereksperimentasi dengan teknik ini, kita bisa menghasilkan sesuatu yang beda dan unik dari fotografer lainnya. Dan tentunya klien akan senang dengan “kerja keras” dari sang fotografer.

Untuk melaksanakan teknik fotografi ini, pertama2 kita harus menyiapkan alat2 berikut:

  • Kamera digital SLR di mode MANUAL (M)
  • Lensa wide 16-35mm
  • Tripod
  • Flash
  • 1-2 buah lampu LED + filter kuning nya.
  • Timer dari HP/jam

Settingan yang dipakai untuk foto ini adalah sebagai berikut:

  • Speed 30 detik.
  • Diafragma f8.0
  • ISO 400
  • Flash (tipe 580EX) di set di Manual, kekuatan full, dipegang oleh asisten sekitar 2 meter 45 derajat dari depan model.
  • Lampu LED nya di set dengan kekuatan hampir full.

Setelah mengatur semua settingan kamera, flash dan lampu LED, aturlah komposisi dan framing dengan menggerakkan tripod. Tempatkanlah model, dan atur gaya mereka sesuai keinginan. Setelah semuanya siap, ingatkan model anda untuk tidak boleh bergerak selama 30 detik berikut. Tekanlah tombol shutter!

Setelah tombol shutter sudah dilepaskan, perhatikanlah timer atau jam anda. Sekarang anda punya 29 detik untuk berlari2 memutari sang model sambil mengayun lampu LED tersebut. Berlarilah di depan dan di belakang model anda, dan penuhi frame tersebut dengan cahaya dari lampu LED itu. Jika sudah mendekati detik ke 29, berhentilah dan bersiap untuk menyalakan flash dan membekukan sang model dengan cahaya dari flash tersebut. Sesaat setelah itu, shutter akan segera tertutup, dan kamera telah merekam semua cahaya dari 30 detik tersebut.

1 tips yang penting untuk diingat jika menggunakan teknik ini, yaitu memastikan bahwa tidak ada cahaya lain di sekitar yang bisa mengganggu dan mengenai sang model. Makanya foto ini kami jepret pada saat menjelang malam.

Ayo cobalah teknik ini, dan upload foto2 anda di facebook kami untuk di “feature” di situs Fotografi Asia.

Berlangganan GRATIS!
Bergabunglah bersama ribuan pencinta fotografer lainnya untuk menerima tips dan informasi sekitar dunia fotografi dan digital kamera melalui email. Jangan ketinggalan, ayo join!
Tenang aja, email anda aman bersama kami. Kami tidak akan menyebarluaskan ataupun mengganggu anda. Boleh berhenti kapan pun.

Author: Budiman Wira

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>